Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2024

"Anak, Perempuan, awam dan Mimbar"

  Di WA, saya dikirimi pafmlet mengenai masjid UGM yang mengundang 3 tokoh perempuan untuk mengisi ceramah tarwih yaitu Menkeu Sri Mulyani, Menlu Retno Marsudi, dan Najwa Shihab.   Saya dikirimi untuk di mintai pendapat mengenai hal tersebut. Jawaban saya singkat, tidak ada masalah, bagus. Kebetulan yang mengirim WA adalah pengurus masjid, lanjut saya katakan ; justru jangan hanya masjid UGM, masjid kita juga harus seperti itu. Pengurus masjid kaget. Kenapa harus perempuan ? Kaget,   karena otoritas penyampai   pesan agama selama ini cenderung mereka pahami adalah lelaki. Sehingga mimbar terbudidaya hanya untuk lelaki. Memang, mimbar yang selama ini terletak di tempat ibadah. Yang difungsikan oleh pemuka agama atau imam untuk menyampaikan khutbah dan ceramah agama. Menjadikan syarat-syarat tertentu, seolah melekat pada mimbar. Hanya orang-orang yang tergolong sebagai ahli, ustad, dai, ulama yang berhak naik ke atasnya. Sehingga tidak sedikit pula mimbar yang ...