Muhammad dan Cita-Cita Masyarakat Tanpa Kelas Oleh: Suriadi Saat mendengar istilah masyarakat tanpa kelas, sebagian dari kita mungkin langsung teringat pada sosiolog klasik, Karl Marx dan tema sosialisme. Padahal, jika ditelisik ke belakang, akan kita temukan bahwa jauh sebelum teori-teori itu lahir, ternyata Islam melalui Muhammad telah membawa gagasan yang lebih kurangnya bernafas sama, egalitarianisme. Yang dengannya pula Muhammad mampu mengguncang fondasi masyarakat Arab pada masanya. Kala itu, Muhammad membawa risalah kesetaraan di mana manusia tidak boleh dinilai berdasarkan keturunan, suku, warna kulit, atau kekayaannya. Yang pada gilirannya, ajaran ini mengawali babak baru masyarakat Arab. Gagasan ini lahir dalam situasi sosial yang bertensi tinggi. Mekkah abad ketujuh diisi masyarakat dengan mekanisme hierarki yang ketat. Bangsawan Quraisy menduduki puncak, menguasai politik dan perdagangan, serta simbol-simbol kehormatan. Di lapisan terbawah ada budak, orang miskin, pendatang...
Being human is given, but keeping our humanity is a choice https://gudanglentera.blogspot.com/